Suhu TPA Jatibarang Relatif Rendah Wali Kota Semarang Agustina Minta Kewaspadaan Dijaga

foto Berita Suhu TPA Jatibarang Relatif Rendah Wali Kota Semarang Agustina Minta Kewaspadaan Dijaga

SEMARANG — Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng meminta petugas tetap menjaga kewaspadaan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatibarang. Berdasarkan hasil pengukuran menggunakan _drone thermal_ pada Kamis (15/10) pukul 05.00 WIB, suhu tertinggi tercatat 28,4 derajat Celsius di Titik 1 dan 29,1 derajat Celsius di Titik 2. Sementara itu, suhu di luar kedua titik tersebut berkisar antara 20–21 derajat Celsius.

 

“Puji Tuhan, hasil pemantauan pagi ini menunjukkan suhu di area yang dipantau relatif rendah dan terkendali. Namun, kita tetap harus waspada. Pemantauan perlu terus dilakukan untuk memastikan perkembangan kondisi di lapangan dan agar perubahan suhu atau indikasi titik panas dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas,” ujar Agustina.

 

Pemantauan melalui _drone thermal_  dilakukan untuk memetakan kondisi suhu, terutama pada titik-titik yang menjadi perhatian dalam proses pendinginan. Hasil pemetaan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi petugas untuk melihat perkembangan kondisi di lapangan dan menentukan penanganan sesuai kebutuhan.

 

Agustina juga meminta koordinasi antarpersonel terus dijaga agar pemantauan dan penanganan berjalan konsisten. Kewaspadaan tetap diperlukan, terutama di area yang sebelumnya menjadi perhatian, untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik panas.

 

Agustina menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang masih melakukan pemantauan dan penanganan di TPA Jatibarang. Keselamatan petugas dan masyarakat di sekitar lokasi, menurutnya, harus tetap menjadi perhatian selama proses pemantauan berlangsung.

 

“Terima kasih kepada seluruh petugas yang terus bekerja dan bersiaga di lapangan. Kita ingin memastikan kondisi TPA Jatibarang tetap terkendali melalui pemantauan yang konsisten dan penanganan yang tepat. Keselamatan petugas dan masyarakat di sekitar TPA harus tetap menjadi perhatian utama,” tutup Agustina.