SEMARANG – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujengmengapresia si aksi sosial yang lahir dari ajang Mak Jegagik Padel melalui penyaluran 250 paket sembako serta bantuan medis kepada Panti Asuhan Cacat Ganda Bhakti Asih, Selasa (11/8). Bantuan tersebut merupakan hasil konversi hadiah turnamen yang diserahkan sebagai bagian dari rangkaian kepedulian sosial menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.
Paket bantuan yang diserahkan meliputi bahan pangan pokok, obat-obatan, serta perlengkapan harian. Penyalurannya melibatkan sejumlah pihak, termasuk Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan PDAM Tirta Moedal.
“Saya mengapresiasi kolaborasi ini. Kegiatan olahraga yang mempertemukan teman-teman dari berbagai sektor kemudian menghasilkan manfaat yang langsung dirasakan anak-anak di Panti Bhakti Asih. Semangat seperti ini perlu terus kita jaga,” ujarnya saat menyerahkan bantuan di lokasi panti.
Agustina menegaskan perhatian terhadap lembaga sosial yang mendampingi warga rentan dan anak-anak penyandang disabilitas ganda perlu dilakukan secara berkelanjutan. Menurutnya, dukungan dari berbagai unsur masyarakat dapat memperkuat kepedulian sosial sekaligus memperluas manfaat bagi warga yang membutuhkan.
“Pemerintah tentu membutuhkan dukungan banyak pihak. Kepedulian dari teman-teman jurnalis, BUMD, dunia usaha, dan berbagai komunitas menjadi kekuatan untuk memperluas jaring kepedulian sosial di Kota Semarang,” tegasnya.
Ketua Unit Panti Asuhan Cacat Ganda Bhakti Asih, Suster Magdalena, mengatakan bantuan tersebut sangat berarti bagi panti yang memberikan pendampingan selama 24 jam kepada para penghuninya. Saat ini terdapat 41 anak dan pengasuh yang tinggal dan beraktivitas di panti tersebut.
Sebagian bantuan selanjutnya akan dikelola bersama Yayasan Sosial Soegijapranata untuk mendukung kebutuhan harian anak-anak serta para pengasuh.
Inisiatif penyaluran bantuan ini berawal dari ajang Mak Jegagik Padel yang digagas Jurnalis FC bersama Forum Wartawan Kota Semarang (Forwakot) di Gets Court Semarang, Selasa (4/8). Turnamen tersebut mengusung konsep olahraga santai dan kebersamaan lintas sektor dengan melibatkan Pemkot Semarang, DPRD, PHRI, Bank Jateng, BPR/BKK Kota Semarang, serta insan pers.
Ketua Panitia Mak Jegagik Padel, Gus Wahid, mengatakan hasil kegiatan tersebut diarahkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Dukungan berbagai pihak kemudian memungkinkan bantuan tersebut disalurkan secara langsung kepada penghuni Panti Asuhan Cacat Ganda Bhakti Asih.
Melalui kegiatan ini, Wali Kota berharap semangat kebersamaan yang tumbuh dari kegiatan olahraga dapat terus berkembang menjadi aksi sosial yang memberi manfaat bagi masyarakat.
“Saya berharap kegiatan seperti ini terus tumbuh. Olahraga menjaga kebugaran, sementara kepedulian membuat manfaatnya bisa dirasakan lebih luas. Semangat kebersamaan seperti inilah yang ingin terus kita bangun di Kota Semarang,” pungkasnya.
